Kiev – Gempuran pasukan Rusia dilaporkan menghantam gedung pemerintahan di kota Mykolaiv, Ukraina bagian selatan. Sejumlah warga sipil dan tentara Ukraina dilaporkan hilang atau tidak diketahui keberadaannya usai serangan itu.
“Gedung pemerintah daerah terkena serangan,” sebut Gubernur Mykolaiv Oblast, Vitaly Kim, dalam pernyataan via Facebook, seperti dilansir AFP, Selasa (29/3/2022).

Kota pelabuhan Mykolaiv diketahui terus digempur Rusia selama berminggu-minggu, sejak invasi dilancarkan pada 24 Februari lalu.

Dituturkan Kim bahwa sebagian besar orang yang ada di dalam gedung itu tidak mengalami luka-luka, namun beberapa warga sipil dan tentara belum ditemukan keberadaannya.

Sejumlah jurnalis AFP yang ada di lokasi usai serangan tersebut melaporkan dua jenazah dievakuasi dari reruntuhan gedung. Belum ada pernyataan resmi soal korban jiwa dari otoritas Ukraina.

“Kami membersihkan puing-puing. Separuh gedung hancur. Kantor saya terkena (serangan),” ujar Kim dalam pernyataan video.

Tayangan AFP menunjukkan sebuah gedung pemerintahan yang tinggi dan berwarna abu-abu, dengan sebagian besar gedung terkoyak dan reruntuhan berserakan di jalanan sekitarnya.

“Delapan warga sipil masih ada di bawah reruntuhan. Kami berharap bisa mengeluarkan mereka,” ucap Kim.

“Kami juga mencari tiga tentara,” imbuhnya.

Mykolaiv merupakan kota penting menuju Odessa, pelabuhan terbesar di Ukraina. Pendudukan atas Mykolaiv akan memberikan keuntungan besar bagi Rusia dalam invasinya ke Ukraina.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *