Jakarta – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai negeri sipil (PNS) periode Idul Fitri 2022 akan diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat. Saat ini aturannya masih terus dibahas dan disiapkan.
Hal itu dikatakan oleh Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo.

“Ditunggu saja (THR PNS) pada saatnya Presiden yang akan menyampaikan,” kata Yustinus kepada detikcom, Selasa (5/4/2022).

Yustinus memastikan THR PNS tetap ada. Sejauh ini, alokasinya sudah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Yang pasti (THR PNS) sudah direncanakan dan akan sesuai dengan kebiasaan yang ada,” tuturnya.

Pada tahun lalu, skema pencairan THR PNS diberikan secara bertahap yang dimulai sejak H-10 Lebaran. Saat itu yang mengumumkan juga Jokowi.

Anggaran THR PNS
Pada tahun lalu pemerintah mengucurkan anggaran THR PNS sebesar Rp 45,4 triliun. Jumlah itu terbagi untuk alokasi THR pada pemerintah pusat dan daerah.

“Jumlah THR kita yang akan dibelanjakan untuk pusat mencapai Rp 30,6 triliun dan untuk daerah akan mencapai Rp 14,8 triliun. Jadi totalnya mencapai Rp 45,4 triliun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTA, Kamis (22/4/2021).

Menurut dia, alokasi APBN Rp 45,4 triliun itu sudah sangat besar sekali jika dibandingkan dengan realisasi belanja pemerintah saat ini. Jumlah itu diberikan tanpa memasukkan perhitungan tunjangan kinerja (tukin).

“Rp 45,4 triliun ini dibandingkan dengan belanja realisasi tahun ini yang bulan ini itu gede sekali. Jadi kalau ditanyakan apakah akan memberikan dampak positif, pasti,” ujarnya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *