Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil para menteri yang tak pernah memberi penjelasan terkait kenaikan harga minyak goreng di pasar. Padahal, kenaikan harga komoditas pangan itu sudah terjadi selama empat bulan terakhir.
“Tidak ada statement, tidak ada komunikasi, harga minyak goreng sudah naik empat bulan tidak ada penjelasan apa-apa. Kenapa ini terjadi?” ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (6/4).

Tak cuma itu, kenaikan harga minyak goreng juga terbilang sangat tinggi. Pemerintah memasang harga eceran teratas (HET) minyak goreng curah sebesar Rp14 ribu per liter.

Namun, harga minyak goreng curah sudah tembus lebih dari Rp20 ribu per liter. Selain itu, harga minyak goreng kemasan juga mencapai Rp25 ribu per liter.

Untuk itu, kepala negara meminta para menteri memperhatikan perkembangan seluruh harga pangan. Bukan hanya minyak goreng, tapi juga beras, kedelai, dan gandum.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta jajarannya untuk bekerja secara detail. Kalau ada gejolak harga di pasaran, maka harus ada penjelasan dari kementerian terkait.

“Kalau kerja tidak detail dan kita ini diam semua, hati-hati dianggap kita ini tidak ngapa-ngapain, tidak kerja,” pungkas Jokowi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *