Turin – AC Milan gagal mengalahkan Torino di Liga Italia. Pelatih Rossoneri, Stefano Pioli puas dengan semangat juang timnya, namun tidak dengan hasilnya.

Bertandang ke Turin pada Senin (11/4/2022) dini hari WIB, Milan sulit menciptakan peluang bersih ke gawang Torino. Hanya 3 dari 14 percobaan yang mengarah ke gawang, itu pun tak mampu membobol gawang Etrit Berisha.

Ini menjadi laga kedua beruntun Milan gagal mencetak gol. Pekan lalu, mereka juga ditahan imbang Bologna dengan skor kacamata. Dua hasil seri jelas tak bagus bagi Il Diavolo Rosso.

Namun Pioli tak panik. Jika timnya tak berjuang, mungkin ia akan kesal. Namun Olivier Giroud dkk dinilai sudah berusaha maksimal.

“Kami sudah melakukan segalanya untuk bergerak dan tak memberi mereka banyak kesempatan. Torino sulit dibobol, tim manapun tahu itu. Kami punya banyak kesempatan, namun hanya sedikit yang menjadi peluang emas,” kata Pioli kepada DAZN.

“Kami bertarung merebut bola, duel demi duel, tapi kami tak mendapat momen magis yang dibutuhkan. Hasilnya positif (tak kalah dan tak kebobolan), tapi kami kan maunya menang,” jelasnya.

Kini, nasib Milan untuk menjadi juara Serie A musim ini tak lagi ditentukan diri sendiri. Dengan koleksi 68 poin dari 32 laga, mereka sewaktu-waktu bisa disalip Inter Milan yang punya 66 poin dari 31 laga. Pioli tetap kalem menghadapi situasi itu.

“Selama 2-3 pekan terakhir, siapapun yang dicap sebagai favorit malah terpeleset. Ini adalah liga yang ketat, setiap laga pasti sulit dan tak bisa dianggap enteng,” lanjut Pioli.

“(Soal siapa yang menjadi favorit juara), saya tak suka memikirkan itu. Jangan lupakan bahwa selama tiga pekan terakhir orang-orang menyebut kami sebagai favorit juara, lalu Napoli dan Inter. Persaingan akan ketat sampai akhir,” tandas Pioli.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *