Jakarta – Ratusan ribu dosis vaksin COVID-19 Moderna ditarik kembali usai ditemukan sebuah botol terkontaminasi benda asing. Meski begitu, perusahaan farmasi Moderna menekankan kontaminasi tersebut tidak berpengaruh pada masalah keamanan vaksin COVID-19. Total ada 764 ribu vaksin COVID-19 yang kembali ditarik dari peredaran.

Tidak ada masalah keamanan yang diidentifikasi,” jelas perusahaan, dikutip dari Channel News Asia, menekankan vaksin yang ditarik khusus dari produsen kontraknya, Rovi.

Moderna menyebut vaksin COVID-19 Moderna produksi Rovi, yang ditemukan salah satu botolnya terkontaminasi, banyak didistribusikan di lima negara seperti berikut:

Kontaminasi sejauh ini hanya ditemukan dalam satu botol dan Moderna melakukan penarikan berdasarkan kehati-hatian. Namun, kontaminasi apa yang ditemukan dalam botol tidak segera diungkap.

Pihak berwenang Jepang tahun lalu juga menangguhkan penggunaan beberapa dosis vaksin Moderna. Setelah diinvestigasi lebih lanjut, penyelidikan menemukan kontaminan baja tahan karat di beberapa botol.

Hingga kini, sudah lebih dari 900 juta dosis vaksin COVID-19 Moderna telah didistribusikan ke seluruh dunia.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *