Jakarta – Selain Omicron XE, ada dua varian rekombinan yang baru-baru ini teridentifikasi, yaitu varian XD dan XF. Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), varian XD merupakan gabungan dari Delta dan Omicron (BA.1), sedangkan XF gabungan dari Delta yang menyebar di Inggris dan Omicron (BA.1).
Varian XD kini termasuk dalam kategori variants under monitoring (VuM) atau varian yang diawasi, bersama-sama dengan varian varian IHU (B.1.640). Varian kategori ini dicurigai memiliki karakteristik virus yang bisa memicu risiko atau gelombang COVID-19 berikutnya.

Meskipun demikian, bukti epidemiologis sejauh ini masih belum jelas dan membutuhkan pemantauan intensif. Begitu juga varian dalam daftar VuM ini bisa saja segera dihapus atau naik kelas ke variants of interest atau variants of concern (VoC).

“Tingkatkan upaya menuju gambaran yang lebih representatif tentang varian yang beredar di negara masing-masing. Kirim whole genome sequencing dan metadata terkait ke database yang tersedia untuk umum, seperti GISAID,” jelas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dikutip dari laman resminya, Kamis (7/4/2022).

Adapun gejala varian XD yang paling umum dan perlu diwaspadai, yaitu:

1. Demam
2. Sakit tenggorokan
3. Batuk
4. Bersin
5. Kelelahan
6. Nyeri tubuh
7. Ruam
8. Masalah pencernaan
9. Kehilangan indra penciuman

Sedangkan gejala yang tergolong parah atau serius, seperti:

> Sesak napas
> Jantung berdebar-debar
> Nyeri dada
> Saturasi oksigen rendah

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *