berpakaian tentara di Perusahaan Listrik Tenaga Uap 3 dan 4 (PLTU 3-4) Kabupaten Nagan Raya.
Munculnya penjagaan warga Tiongkok berpakaian tentara di pos penjagaan masuk perusahaan tersebut bersama dua Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapat perhatian serius sejumlah pihak.

Dalam video yang direkam oleh seorang warga tersebut mengambil jelas wajah sang WNA. Meski direkam, dalam video tersebut tidak tampak larangan dari WNA berpakaian militer itu.
Kepala Kantor Imigrasi Non Tempat Pemeriksaan Imigran (TPI) Kelas II Meulaboh, Azhar membenarkan akan keberadaan WNA asal China berpakaian ala militer.

Namun, kata dia, berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan Badan Intelegen Strategis (BAIS) ternyata ia hanya seorang buruh kasar di lokasi pembangunan PLTU tersebut.

“Jadi hasil dari penelusuran teman-teman kita BAIS ternyata dia bukan tentara tapi hanya pekerja kasar,” kata Kepala Imigrasi Non TPI Kelas II Meulaboh, Azhar.

Kata dia, secara izin WNA tersebut memiliki izin lengkap untuk bekerja dan tinggal dilokasi tersebut.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *