Jakarta – Seratus ribu lebih buruh pada 14 Mei akan merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day. Dijelaskan Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal ada dua opsi lokasi penyelenggaraan, yaitu antara di Istora Senayan atau Jakarta International Stadium (JIS).
Said menjelaskan pada 1 Mei ada 300 buruh yang akan memperingati Hari Buruh di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kemudian yang digelar pada 14 Mei merupakan kelanjutan dari peringatan Hari Buruh.

“100.000 lebih buruh se-Jabodetabek akan melakukan aksi di DPR-RI, kemudian selanjutnya akan ke Istora Senayan atau Jakarta International Stadium untuk merayakan perayaan May Day,” katanya dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/4/2022).

Semula perayaan Hari Buruh akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno (GBK). Namun saat ini di GBK sedang ada renovasi atau pemeliharaan. Oleh karena itu, alternatifnya antara Jakarta International Stadium di Jakarta Utara atau Istora Senayan.

“Pada tanggal 14 Mei 2022, Partai Buruh bersama elemen-elemen gerakan buruh dan gerakan lainnya, 4 konfederasi serikat buruh besar, dan 60 federasi serikat pekerja nasional dan Serikat Petani Indonesia menggelar perayaan May Day di Jakarta International Stadium atau Istora Senayan,” lanjutnya.

Secara serempak perayaan Hari Buruh juga digelar di puluhan kota besar lainnya, antara lain di Bandung akan diikuti oleh 15.000 buruh di Depan Gedung Sate, kemudian menuju ke satu tempat yang direncanakan di salah satu stadion di kota Bandung.

Selain di Bandung, di Surabaya akan diikuti perayaan Hari Buruh oleh 30.000 buruh. Mereka akan melakukan aksi perayaan di depan kantor Gubernur Jawa Timur, sekaligus membuat panggung perayaan May Day di sekitar lokasi kantor Gubernur Jawa Timur.

Berikut tuntutan yang akan disuarakan pada 14 Mei dalam perayaan Hari Buruh:

Menolak omnibus law.
Turunkan harga kebutuhan pokok, meliputi minyak goreng, daging, tepung, telur, dan lain-lain, termasuk menolak kenaikan harga BBM Pertalite dan harga gas LPG 3 kg.
Sahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, serta tolak Revisi Undang-undang PPP, dan tolak Revisi Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.
Tolak upah murah.
Hapus outsourcing karena outsourcing seumur hidup tidak ada pembatasan jenis pekerjaannya, tidak ada pembatasan waktunya, serta dinilai membuat modern slavery atau perbudakan modern buruh Indonesia.
Redistribusi kekayaan yang adil dan merata, meliputi lima jaminan sosial yang baru, yaitu
(1) jaminan makanan untuk menghindari orang kelaparan
(2) jaminan pendidikan, yaitu wajib belajar menjadi 15 tahun atau minimal D3 harus digratiskan
(3) jaminan perumahan, yaitu harga rumah setengah dari harga sekarang
(4) jaminan air bersih di seluruh Indonesia
(5) jaminan pengangguran atau unemployment insurance, bukan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Tolak kenaikan PPN 11% karena dinilai membebani masyarakat yang daya belinya turun.
Sahkan Rancangan Peraturan Pemerintahan tentang Perlindungan Anak Buah Kapal karena banyak anak buah kapal yang mengalami perlakuan tidak baik.
Tolak pengurangan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional.
Tidak boleh ada orang kelaparan.
Pastikan Pemilu pada 14 Februari 2024, tidak ada masa perpanjangan jabatan presiden atau Amandemen Undang-undang Dasar 1945 terhadap periodisasi jabatan presiden menjadi 3 periode.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *