JAKARTA – Harga emas global cenderung bergerak turun dalam jangka pendek di tengah outlook penguatan dolar AS pada perdagangan Rabu (27/4/2022).

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (27/4/2022), harga emas Comex tercatat melemah 2,80 poin atau 0,15 persen ke US$1.901,30 per troy ons. Adapun, harga emas spot turun 6,15 poin atau 0,32 persen ke US$1.899,36 per troy ons.

Di sisi lain, indeks dolar AS menguat 0,09 persen ke posisi rekor di 102,38.

Tim Riset Monex Investindo Futures menyebutkan, harga emas bisa melemah seiring ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikan suku bunga secara agresif.

“Namun, penurunan dapat terbatas jika pasar mencari aset safe haven logam mulia di tengah kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi global dan melonjaknya inflasi,” jelas Tim Riset MIFX dalam riset harian, Rabu (27/4/2022).

Selanjutnya, pada hari ini pasar akan mencari katalis dari data ekonomi AS seperti Goods Trade Balance pukul 19:30 WIB dan Pending Home Sales pukul 21:00 WIB.

MIFX memperkirakan pada hari ini emas berpeluang dijual selama bergerak di bawah level resistance di US$1.912 karena berpotensi bergerak turun menguji support terdekat di US$1.898.

Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level US$1.912, emas berpeluang dibeli karena berpotensi naik lebih lanjut menargetkan resistance selanjutnya di US$1.920.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *