Surabaya – Warga Surabaya yang mengikuti mudik gratis 2022 Jatim berdatangan sejak pagi. Mereka memadati Jalan Frontage Ahmad Yani Surabaya, Kamis (28/4/2022). Mereka mengikuti mudik gratis yang digelar Pemprov untuk mengantar ke15 kabupaten/kota di Jatim.

Para pemudik mulai masuk ke bus-bus yang disediakan. Sekitar 100 bus terparkir sesuai jurusan atau tujuan daerah asal masing-masing sejak pukul 06.00 WIB.

Salah satunya adalah Hari Sugiantara. Pria berusia 36 tahun itu mengaku baru kali ini ikut mudik setelah 2 tahun ‘cuti’ mudik karena pandemi COVID-19.

“Sudah 2 tahun tidak mudik, ini pertama kalinya mas mudik. Apalagi gratis,” kata Hari yang akan pulkam, Kamis (28/4/2022).

Pria yang tinggal di Rusun Penjaringan Sari Surabaya itu mengaku senang lantaran Pemprov Jatim kembali menggelar mudik gratis. Sebab, dia bersama 2 buah hati dan istrinya bisa pulang kampung tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.

“Ya senang, mas, apalagi gratis, sudah 2 tahun tidak ada mudik juga, harapan saya ya semoga setiap tahun selalu diadakan,” ujar pria asal Madiun itu.

Hal senada disampaikan pemudik lain bernama Winarni. Wanita berusia 39 tahun itu mengungkapkan, bila tak mudik tahun ini, otomatis 3 tahun sudah ia tak bersua dengan keluarga. Kendati, dia sempat dijenguk keluarganya di Surabaya.

“Rencananya mau ke Ngawi mas, cuma sama anak saya. Yang pasti senang (Bissa mudik), 2 tahun nggak mudik,” tutur wanita yang indekos di Tenggilis Mejoyo, Surabaya itu.

Perihal tersebut pun diamini pemudik lain asal Madiun, yakni Wiyunarti. Wanita berusia 52 tahun itu juga mengaku senang lantaran 2 tahun tak mudik ke desa.

“Ya senang lah, 2 tahun nggak mudik. Ini mudiknya sama suami saya aja, Mas. Lagian enak juga bisa mudik ramai-ramai sama masyarakat, bisa kenal satu sama lain,” katanya.

Wanita yang akrab disapa Yuni itu mengungkapkan, bakal mudik bersama suaminya ke Madiun. Ia berharap, mudik gratis ini berlanjut atau bahkan diadakan selamanya. Sebab, masyarakat Jatim dianggap masih sangat memerlukannya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *