Jakarta – Oknum polisi Briptu Hasbudi di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) diciduk atas perkara menjalankan bisnis tambang emas ilegal. Namun, saat dilakukan penggeledahan ada dugaan bisnis pengiriman ilegal narkoba.

Dirnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar mengatakan pihaknya telah memerintahkan Polda Kaltara untuk mengungkap dugaan tersebut. Pihaknya juga tengah berkoordinasi atas kasus ini.

“Seketika berita ini viral, saya sudah memberikan perintah kepada Dirresnarkoba Polda Kaltara untuk kordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Kaltara guna melakukan pengembangan terhadap pengungkapan kasus tersangka Briptu HSB,” kata Krisno kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).

“Tentang kemungkinan keterlibatan tersangka dalam perkara peredaran gelap narkoba,” tambahnya.

Krisno mengatakan dugaan tersebut masih belum ditemukan titik temu yang pasti. Dia menyebut Polda Kaltara masih dalam proses penyelidikan.

“Sejauh ini belum, teman-teman Ditresnarkoba Polda Kaltara masih bekerja,” ujarnya.

Diketahui, oknum polisi bernama Briptu Hasbudi di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) diciduk atas perkara menjalankan bisnis tambang emas ilegal. Bos tambang tersebut diringkus saat berusaha menghilangkan barang bukti atas perkara yang menjeratnya.

Briptu Hasbudi ditangkap pada Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 12.15 Wita di Bandara Tarakan. Pelaku diamankan bersama tersangka lainnya bernama Muliadi saat berusaha melarikan diri.

“Tersangka (Briptu) Hasbudi dan Muliadi alias Adi, hari ini diamankan sekitar pukul 12.15 Wita di Bandara Tarakan,” ungkap Dirkrimsus Polda Kaltara Kombes Hendy F Kurniawan, Kamis (5/5/2022).

Atas temuan dugaan bisnis pengiriman barang ilegal pada penggeledahan di rumah tersangka, pihaknya langsung turun melakukan pengecekan di Pelabuhan Malundung Tarakan. Pasalnya ada dugaan pengiriman barang secara ilegal diselipkan narkoba.

Kini Briptu Hasbudi telah ditahan di Polda Kaltara guna penyelidikan lebih lanjut atas temuan-temuan pelanggaran. Ia pun dijerat Pasal 158 jo Pasal 160 UU No. 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu bara.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *