BALIKPAPAN – Insiden kebakaran di area Kilang Minyak Balikpapan terus menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya dari insiden ini terdapat 6 korban, satu di antaranya tewas. Kejadian ini pun turut menjadi perhatian Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud.

Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan pihak Pertamina melakukan evaluasi. Meskipun menurut Rahmad laka kerja dianggap biasa dalam setiap pekerjaan.

“Itu biasa lah dalam setiap kerjaan pasti ada accident, ya kita ikut prihatin kemarin apalagi ada korban jiwa, mudah-mudahan tidak terulang lagi,” katanya pada Rabu (18/5/2022).

Rahmad mengaku terkejut peristiwa itu menelan korban jiwa, sehingga dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak Pertamina perihal penyebab kebakaran tersebut.

Hanya saja dirinya belum mendapatkan laporan secara rinci penyebab kebakaran di area Plant 5 Kilang Minyak itu.

“Kita belum dapat laporan apa penyebabnya, apakah human error apakah dari teknis kami belum dapat laporan. Saya juga sempat komunikasi kita belum tahu penyebabnya,” ungkapnya.

Soal dampak dari peristiwa tersebut terhadap permukiman yang ada di sekitar Kilang Minyak Balikpapan, Rahmad mengatakan pihaknya akan menjembatani masyarakat bila ada yang mengeluh atau komplain.

Namun ia menjelaskan bahwa keberadaan Kilang Minyak tersebut sudah ada jauh sebelum permukiman di kawasan Kampung Baru yang merupakan pemukiman terdekat berdiri.

“Kalau Kampung Baru, sebelum warga ada di situ, kilang itu sudah ada. Kita nggak menyoroti, kita koordinasi aja, jadi kalau ada yang komplain dari masyarakat sekitarnya yang jelas kilang itu sudah ada sebelum adanya permukiman,” tuturnya.

Ia meminta masyarakat turut menjaga keamanan dari Objek Vital Nasional (Obvitnas) tersebut. Sebab keberadaan Kilang Minyak juga menyangkut hajat hidup orang banyak.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *