Surabaya – Di sejumlah makam yang ada di Kompleks Makam Belanda Peneleh Surabaya, masih bisa diketahui siapa saja yang ada di dalam pusara itu dari tulisan yang tertera di atas nisan. Mulai dari profesinya, jabatannya, bahkan misteri tentang aktivitas mereka dalam organisasi rahasia.
Makam Peneleh Surabaya adalah satu dari sekian makam tua yang telah ada sejak era kolonial di Jawa Timur. Di kompleks Makam Peneleh ini, sebagian besar bersemayam jasad warga Kristen dan Katolik Eropa.

Tapi tidak hanya itu saja, sesuai petunjuk simbol di atas nisannya, ada juga para penghuni kubur yang diduga menganut kepercayaan yang diusung kelompok persaudaraan Freemason. Pengamat Sejarah Kuncarsono Prasetyo memastikan hal itu.

“Akeh, Mas sing Yahudi karo Freemason. Lek Yahudi lambange bintang 8. Iku lambang Yahudi kuno. Lek Freemason, yo jangka karo penggaris iku lambange. (Banyak, Mas, yang Yahudi sama Freemason. Kalau Yahudi lambangnya bintang 8, itu lambang Yahudi kuno. Kalau Freemason, ya jangka dan penggaris itu lambangnya),” katanya sembari menunjuk sejumlah nisan,

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *