Jakarta – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menyelenggarakan Rapat Pleno kedua hari ini. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin selaku Ketua Harian KNEKS.
Dalam pantau detikcom, di Ruang Mezzanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan hadir pula Menteri Keuangan sekaligus Sekretaris KNEKS Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki hingga beberapa menteri dan anggota & non-anggota KNEKS.

“Rapat sebelumnya pada 30 November 2021. Hari ini evaluasi tindak lanjut langkah kita ke depan untuk dapat tercapai, terutama cita-cita besar Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia,” katanya dalam pembukaan rapat di Ruang Mezzanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan.

Rapat kedua ini mengangkat tema “Bergerak Lebih Cepat untuk Mewujudkan Indonesia sebagai Produsen Halal Terkemuka di Dunia”. Ma’ruf Amin mengatakan tema ini diangkat selaras dengan visi untuk bergerak cepat dan kompak dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

“Namun saya selalu kembali mengingatkan bahwa kita harus bergerak lebih cepat dan kompak. Oleh karena itu rapat kali ini temanya Bergerak Lebih Cepat untuk Mewujudkan Indonesia sebagai Produsen Halal Terkemuka di Dunia,” jelasnya.

Dalam rapat Pleno ini, Ma’ruf Amin mengarahkan para anggota KNEKS untuk memberikan laporan terkini, kendala, terobosan yang dapat dicapai hingga akan ada arahan langsung dari dirinya.

“Selanjutnya saya ingin mendengarkan kemajuan 2022 ini, apa saja program-program yang sudah terealisasi, kendala yang dihadapi dukungan dan terobosan apa yang didapat dicapai hingga pencapaian progrma prioritas yang lebih cepat” lanjutnya.

Rapat Pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini dimulai tepat pukul 10.00 sampai 12.00 WIB di Ruang Mezzanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan.
Hal-hal strategis yang dibahas dalam Rapat Pleno antara lain, pertama klaster Pengembangan Industri Produk Halal, kodifikasi data produk halal dengan perdagangan internasional (ekspor dan impor). Data ekspor produk Indonesia yang telah memiliki sertifikasi halal telah dapat diidentifkasi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *