JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. telah menyalurkan kredit sebesar Rp19,6 triliun ke sektor telekomunikasi. Kredit ke sektor tulang punggung digital ini diyakini akan terus meningkat pada tahun ini. Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Aturridha mengatakan proses pemulihan ekonomi yang mulai tumbuh pada tahun ini, akan menjadi pendorong pertumbuhan kredit telekomunikasi.

Pada Maret 2022, portofolio kredit yang disalurkan oleh Bank BUMN itu untuk sektor telekomunikasi mencapai 2,3% persen dibandingkan dengan total kredit yang disalurkan oleh Bank.” kata Rudi kepada Bisnis, Kamis (2/6). Sekadar informasi, perusahaan berkode saham BMRI tersebut belum lama menyalurkan kredit ke tiga anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) senilai Rp3 triliun.

Ketiga anak usaha tersebut adalah PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Iforte Solusi Infotek (Iforte) sebagai debitur, dan PT Solusi Tunas Pratama Tbk (STP) sebagai penanggung. Protelindo dan Iforte merupakan debitur dalam perjanjian ini, sedangkan STP sebagai penanggung. Kredit tersebut terdiri dari Fasilitas A senilai Rp 2,5 triliun yang hanya dapat digunakan oleh Protelindo serta Fasilitas B senilai Rp 500 miliar yang hanya dapat digunakan oleh Iforte. Fasilitas kredit ini berlaku 3 tahun sejak perjanjian terjadi pada 25 Mei 2022.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *