JAKARTA – Harga emas acuan global berpeluang terimpit penguatan dolar AS pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/6/2022). Analis Monex Investindo Futures mencatat dolar AS yang menguat ditopang positifnya data non-farm payroll AS sehingga menekan turun harga emas pada Jumat (3/6/2022), ditutup melemah US$25,61 di level US$1.850,60 per troy ounce.Mengutip Bloomberg, imbal hasil obligasi pemerintah AS menahan kenaikan setelah data perekrutan tenaga kerjas AS pada Mei 2022 melampaui ekspektasi. Fokus investor berikutnya adalah indeks harga konsumen Mei 2022 yang dirilis pekan ini untuk mengukur apakah inflasi AS telah mencapai puncaknya. Investor khawatir bahwa kebijakan Fed yang ketat dapat menjerumuskan ekonomi AS ke dalam resesi. Laporan pekerjaan memadamkan beberapa kekhawatiran bahwa ekonomi melambat terlalu tajam, tetapi juga memperkuat pandangan bahwa Bank Sentral akan terus menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *