Malang – Dua wanita muda yang diduga membuka layanan open BO terjaring operasi Satpol PP Kota Malang. Keduanya masih berusia 19 dan 21 tahun.
Mereka digerebek petugas saat bertransaksi esek-esek di sebuah penginapan di kawasan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu malam (8/6). Selain dua orang itu, petugas juga mengamankan lima pasangan bukan suami istri di sejumlah tempat yang menjadi sasaran operasi.

Kepala Bidang Ketertiban dan Ketentraman Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan, operasi rutin itu digelar bersama kepolisian, Kodim, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang dan Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu menyangkut perizinan tempat kos dan penginapan serta hotel.

Terkait pajak, kata Rahmat, pihaknya menemukan ada tempat usaha yang tak menyetorkan uang punggutan pajak. Selain itu, ada beberapa pasangan bukan suami istri yang tengah berada di dalam kamar penginapan atau hotel.

Ada lima titik yang menjadi sasaran operasi terkait pajak, perizinan, serta penyakit masyarakat. Kami menemukan ada salah satu tempat usaha yang tak menyetorkan punggutan pajak dari konsumen serta beberapa pasangan bukan suami istri terkait operasi penyakit masyarakat.

Kedua wanita itu mengaku memasang tarif Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta untuk satu kali transaksi. Sebelumnya, kedua wanita muda itu sudah mem-booking kamar hotel atau penginapan sebagai tempat melayani pelanggannya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *