JAKARTA – Harga emas berpeluang melanjutkan penguatan di tengah lonjakan inflasi global. Namun, investor juga masih mewaspada peluang kenaikan suku bunga acuan yang menekan harga emas. Pada perdagangan Senin (13/6/2022) pukul 08.21 WIB, harga emas spot turun 0,17 persen atau 3,15 poin menjadi US$1.868,45 per troy ounce. Harga emas Comex kontrak Agustus 2022 melemah 0,13 persen atau 2,4 poin menuju US$1.873,1 per troy ounce. Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan kekhawatiran ancaman inflasi yang terus meningkat berpeluang menopang harga emas bergerak naik. Pekan lalu, rilis data inflasi AS mencapai 8,6 persen pada Mei 2022, level tertinggi dalam 41 tahun terakhir.

Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas menguji level support selanjutnya US$1.862. Level Support: 1870 – 1866 – 1862 Level Resistance: 1878 – 1881 – 1885 Dari dalam negeri, harga emas 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Senin (13/6/2022) terpantau stagnan baik untuk cetakan UBS maupun Antam. Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat Antam ukuran terkecil yakni 0,5 gram dijual seharga Rp567.000.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *