Magelang РKondisi Puskesmas Bantuan Masyarakat Jawa Timur di Kabupaten Magelang terlihat tidak terawat tanpa aktivitas apapun seperti pusat kesehatan masyarakat pada umumnya. Rumput di sekitar puskesmas juga tumbuh tanpa perawatan dan warna cat bangunan juga nampak luntur.

Puskesmas tersebut merupakan bantuan dari masyarakat Jawa Timur untuk korban erupsi Gunung Merapi 2010 lalu. Bangunan itu dibangun pada tahun 2011 di lahan milik Pemerintah Desa Gulon, Kabupaten Magelang seluas 2.000 meter persegi. Lalu, diresmikan pada 19 Juli 2013 oleh Gubernur Jawa Timur saat itu, Soekarwo.

Nanang Bintartana, Kepala Desa Gulon mengatakan bahwa puskesmas pembantu itu hingga sekarang tidak ada aktivitas sama sekali, hanya dibersihkan saja. Padahal puskesmas itu bisa digunakan untuk membantu masyarakat yang jauh dari Puskesmas Salam yang merupakan puskesmas induk.

Namun, pihak Puskesmas Salam mengatakan bahwa anggaran yang ada minim dan belum bisa menyediakan segala fasilitas dan tenaga medisnya.

Saat kasus Covid-19 melonjak, puskesmas itu sempat akan digunakan untuk isolasi pasien Covid-19. Hanya saja, Rumah Sakit di Kabupaten Magelang masih bisa menampung pasien dan juga banyak pasien yang memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Puskesmas itu juga sempat diminta oleh pihak desa sebagai Kantor Desa Gulon tetapi tidak terlaksana karena pemerintah setempat telah membangun kantor Desa Gulon yang layak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Bella Pinarsi menyatakan bahwa puskesmas tersebut sudah menjadi aset Dinkes Kabupaten Magelang. Meskipun saat ini belum dioperasikan, Dinkes Kabupaten Magelang memiliki rencana untuk mengaktifkan kembali dan akan membenahi lagi.

Tenaga medis yang ditugaskan akan diambil dari Puskesmas Salam. Namun, sumber daya manusia saat ini masih minim sehingga akan dijadwalkan ulang untuk bertugas di Puskesmas Pembantu Gulon. Untuk saat ini, puskesmas tersebut difokuskan dalam pelayanan pertolongan pertama.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *