SURABAYA – Pasca terungkapnya skenario kasus Ferdy Sambo, korps Bhayangkara terus mendapat sorotan dari publik. Berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh oknum polisi satu per satu terbongkar. Masyarakat masih ingat ketika Kapolsek Sukodono, AKP I Ketut Agus digerebek oleh Ditnarkoba Polda Jawa Timur saat melakukan pesta sabu bersama tiga anggotanya, Selasa (23/08/2022) dini hari.

Tak berselang lama dari kasus penangkapan Kapolsek Sukodono, pada Rabu (24/08/2022) tim Bidpropam Polda Jawa Timur melakukan tes urine kepada 30 anggota kepolisian. Hasilnya, 8 anggota kepolisian dari Polsek Sukomanunggal diamankan oleh Ditnarkoba Polda Jawa Timur lantaran diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dari hasil tes urine, 5 orang dinyatakan positif mengkonsumsi sabu-sabu.

Berselang 8 hari, masyarakat kembali dihebohkan dengan dengan kasus yang terjadi di Polsek Tambaksari. Pada Jumat (02/09/2022) pagi, seorang tersangka pencurian ditemukan tewas dengan posisi tidak wajar tergantung di grendel pintu dengan posisi tangan terborgol di bagian depan.

Ketidakwajaran tersebut juga terjadi pada posisi jenazah yang tertelungkup dan hanya bagian kepala yang tergantung dengan jarak hanya satu meter. Sedangkan bagian kaki masih menempel di lantai.

Kejanggalan posisi Hari saat ditemukan tewas langsung dijawab oleh Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih. Kepada awak media, Fakih menyatakan sesuai keterangan dari Unit Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya, posisi tengkurap bisa menyebabkan kematian lantaran ada tekanan di tali yang keras.

“Disampaikan pihak inafis itu bisa terjadi karena dia jeratan pertama itu begitu kerasnya, dia memang ingin mati, dalam kondisi tangan terborgol, jeratan pertama itu bisa mengakibatkan orang tidak sadar, lah itu kalau gak ada yang menolong, menurut informasi dari rekan inafis, bisa terjadi meninggal,” ungkap Fakih saat memberikan keterangan di Polsek Tambaksari, Sabtu (3/9/2022).

Keanehan juga terjadi saat pihak kepolisian memberikan penjelasan kepada publik. Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Agus Suprayogi mengatakan jika tersangka meninggal dengan cara gantung diri di grendel pintu. Namun, Kompol M Fakih mengatakan jika tersangka meninggal menggantung di lemari besi tanam yang ada di ruang Bhayangkari.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *