Surabaya – Dinsos Surabaya dan Kantor Pos cabang selatan memberikan BLT BBM dan BPNT sebanyak Rp 500 ribu secara door to door ke keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Panjang Jiwo.

KPM di Surabaya sendiri berjumlah 97.981 orang dan sebanyak 100 KPM sudah disalurlan secara door to door dua hari.

Anna Fajrihatin Selaku Kepala Dinsos Surabaya mengatakan bahwa hari ini pihaknya memberikan BLT BBM dan BPNT kedua bersama Kantor Pos cabang selatan. Selain itu, pihaknya juga mengecek kondisi KPM.

“Hari ini kita berikan BLT BBM Rp 300 ribu dan juga BPNT Rp 200 ribu. Jadi yang diberikan ke masing-masing KPM adalah Rp 500 ribu. Satu bulan Rp 150 ribu dan diberikan dua bulan, September-Oktober diberikan September. November dan Desember kita akan tunggu apakah diberikan bulan November atau Desember,” ujar Anna.

Anna menyebutkan meningkatnya jumlah KPM yang sebelumnya 71.906 orang menjadi97.981 KPM karena adanya pergerakan data yang diterima.

Belum diketahui secara pasti apakah jumlah tersebut akan naik lagi dikarenakan pihaknya juga menunggu update data dari Kemensos.

Mulai hari ini, keluarga penerima manfaat atau KPM dapat menerima undangan pengambilan BLT BBM dan BPNT yang dapat diambil besok hari Rabu (7/97/2022) di Kantor Pos wilayah masing-masing.

“Awalnya BLT BBM saja, sekarang digabung dengan BPNT. Hari pertama dan kedua sekitar 100 KPM (tersalurkan). Tapi mulai besok seluruh Kantor Pos akan menyalurkan BLT itu. KPM datang ke Kantor Pos, terus datang on the spot cek langsung. Sekaligus kami lakukan cek dan ricek, layak atau tidak layak. Kami sembari updating terhadap kondisi KPM,” jelasnya.

Anna bantuan dapat tersalurkan ke 97.981 KPM sesuai dengan target penyaluran bantuan selama 14 hari sesuai dengan pedoman.

Selain memberikan BLT, pihaknya juga menemukan KPM dengan kondisi yang memprihatinkan. Seperti Umi Kulsum yang hari ini diberi bantuan door to door. Ketika mendapat kondisi KPM kurang layak, Dinsos langsung memberikan bantuan.

“Tadi sudah saya tawari ke Griya Werdha salah satu UPTD milih pemkot khusus untuk lansia. Tapi beliaunya tidak mau. Besok kita kirim bantuan tongkat kaki empat alat bantu jalan untuk beliau, karena kamar mandi beliau di luar. Beliau sendiri dengan kondisi ini butuh alat bantu. Hari ini kita kirim termasuk sembako kita kirim. Kita pararel, pusat memberi bantuan apa, daerah memberi bantuan apa. Yang bisa kita lakukan kita lakukan,” ucapnya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *