Surabaya-Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta.

Kemudian, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, itu juga terjadi di Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Utara, dan Sumatra Selatan.

BMKG juga meminta kepada masyarakat mewaspadai pontesi gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia padsa 6-7 September 2022. Gelombang tinggi ini diakibatkan pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Tenggara-Barat Daya denga kecepatan angin kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan puncak musim hujan tahun 2022-2023 di wilayah Indonesia diprakirakan umumnya terjadi pada bulan Desember 2022 dan Januari 2023.

“Kesimpulan adalah  musim hujan pada tahun 2022-2023 akan datang lebih awal dibandingkan normalnya, dengan sifat hujan yang mirip atau sama dengan kondisi musim hujan biasanya,” ujar Dwikorita.

Dia mengatakan apabila dibandingkan rerata Klimatologi,akumulasi curah hujan musim hujan periode 1991-2020, secara umum kondisi musim hjan di 2022-2023 diprakirakan normal atau sama dengan rerata Klimatologisnya pada 478 ZOM atau sebagian besar zona musim, atau sebesar 68,38 persen.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *