Surabaya-Warga Surabaya perlu mewaspadai beberapa penyakit yang bisa menyerang seiring dengan cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini. Peralihan musim alias pancaroba biasanya memang menguji daya tahan tubuh untuk beradaptasi.

Wakil Dekan III FK Unair, Dr dr Sulistiawati MKes memberikan penjelasan terkait penyakit yang kerap menyerang karena perubahan cuaca. Faktor kelembaban bisa memicu mikroorganisme berkembang biak yang lantas menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

“Kalau hujan, suhu dan kelembaban akan meningkat. Maka flu bisa terjadi karena kaitannya dengan kondisi lingkungan yang men-support kembang biak mikroorganisme,” kata Dr Sulis, Kamis (8/9/2022).

Selain itu,masyarakat Surabaya juga tetap perlu mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD tetap bisa menyerang dalam kondisi cuaca apapun. Tergantung nyamuk menemukan genangan air untuk bertelur atau tidak.

“Respons imunitas faktornya bukan hanya makanan saja. Makanan harus aman, higienis, gizi seimbang. Komposisi seimbang mulai protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral,” ujarnya.

Selain menjaga makanan dan minuman, penting untuk menjaga kesehatan pikiran. Caranya dengan istirahat yang cukup.

“Kondisi tubuh, metabolisme tubuh bisa berpengaruh. Cuaca bisa adaptasi yang penting daya tahan tubuh, istirahat cukup, makanan. Olahraga juga perlu, istirahat cukup, harus imbang,” pesan Dr Sulis.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *