Ngawi РOknum wartawan berinisial DS (37) di Ngrambe, Ngawi, Jawa Timur terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Modus kejahatan pelaku melakukan pemerasan terhadap kepala desa.

Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono mengatakan, pihaknya memang meringkus seseorang yang mengaku wartawan.

Ia mengatakan bahwa, korban bekerja di pemerintah desa, sedangkan pelaku mengaku sebagai wartawan (oknum).

Dalam proses OTT wartawan tersebut, turut menita uang sebagai barang bukti.

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD, Tri Mulyono mengatakan, korban pemerasan oknum wartawan tersebut merupakan seorang kepala desa.

Tri Mulyono mengatakan, korban pemerasan tersebut adalah seorang Kepala Desa Sambirejo, dan oknum yang mengaku sebagai wartawan tersebut telah meminta sejumlah uang. Awalnya Rp 50 juta, kemudian Rp 25 juta atau Rp 30 juta.

Dia juga mendapatkan info dari Pak Camat terkait masalah penyertaan modal Bumdes di Desa Sambirejo.

Sementara itu, Kades Susilo menolak memberikan keterangan terkait kasus pemerasan yang menimpanya.

Susilo mengatakan, bahwa masalah tersebut telah ditangani oleh pihak berwajib, dan menyuruh untuk menunggu konfirmasi dari kapolres.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *