Sidoarjo – Rombongan buruh pengunjuk rasa dari 3 daerah, baik Mojokerto, Pasuruan, maupun Sidoarjo bertolak ke Surabaya. Mereka akan bergabung dengan massa buruh lainnya dan memusatkan aksi di Kota Pahlawan. Iring-iringan ini berdampak pada kelancaran lalu lintas.

 

Ribuan buruh dari 3 kota itu sebagian besar menggunakan sepeda motor. Ada sejumlah mobil komando dengan pengeras suara dan juga beberapa bus yang turut serta dalam iring-iringan.

 

Massa ini sempat berkumpul di Perumahan Puri Surya Jaya Gedangan Sidoarjo sebelum berangkat ke Surabaya pukul 12.30 WIB. Pantauan detikJatim di lapangan, iring-iringan pengunjuk rasa itu berdampak pada kepadatan lalu lintas.

 

Sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil yang ada di belakang iring-iringan massa itu terpaksa merambat. Sebabnya, iring-iringan kendaraan pendemo itu menggunakan seluruh badan jalan.

 

Kendaraan pendemo melaju dengan kecepatan lambat. Selama perjalanan itu pengunjuk rasa yang ada di mobil komando memutar musik dengan pengeras suara.

 

Dari Perumahan Puri Surya Jaya sekitar pukul 12.30 WIB itu, rombongan pendemo tiba di Aloha sekitar pukul 13.04 WIB. Terlihat sejumlah personel kepolisian mengawal iring-iringan pendemo ini, baik naik sepeda motor maupun naik mobil.

 

Tiba di Bundaran Waru menuju Bundaran Cito, iring-iringan itu turun dari sepeda motor lalu menuntunnya. Mereka melakukan longmarch untuk bergabung dengan rekan-rekan mereka dari daerah lain yang sudah menunggu di Jalan Ahmad Yani.

 

Para pengunjuk rasa dari daerah itu bergabung dengan pengunjuk rasa lainnya untuk menyampaikan aspirasi menolak kenaikan harga BBM yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat kecil, serta mencabut omnibus law.

 

Aksi unjuk rasa buruh dari berbagai daerah di Jatim hari ini akan dipusatkan di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan dan juga di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *