JAKARTA – Muradi, Mantan Penasihat Kapolri mengungkap fakta mengejutkan dibalik karier dan jabatan Kadiv Propam yang pernah diemban oleh tersangka pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo.

Ia menyebut ada sosok ‘kakak asuh’ yang turut melancarkan karier Ferdy Sambo. Tak sampai disitu, sosok ‘kakak asuh’ itu juga disebut sebagai orang yang membantu Ferdy Sambo mendapatkan vonis ringan nantinya dikasus pembunuhan Brigadir J.

“Dia punya kakak asuh yang sudah pensiun yang ngasih jabatan Kadiv Propam. Karier Sambo melejit kan dari senior itu,” ujar Muradi dalam keterangannya pada Senin (19/9/2022).

Meski demikian, Muradi tak membeberkan identitas ‘kakak asuh’ Ferdy Sambo yang ia maksud.

Muradi meminta kepada Timsus bersama Bareskrim Polri untuk menyelidiki peran dari sosok ‘kakak asuh’ yang membantu Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

“Kalau enggak ini akan masuk angin. Dia akan mendapat hukuman yang minimal, padahal kan dia yang merusak semuanya. Harusnya dia hukumannya minimal 20 tahun, bisa seumur hidup atau hukuman mati,” kata Muradi.

Tak hanya itu, Muradi juga menyinggung soal adanya perubahan keterangan Ferdy Sambo dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang mengaku tidak ikut menembak Brigadir J sedangkan berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP) yakni Bripka Ricky Rizal (RR) dan Bharada Richard Eliezer (E) mengatakan bahwa Sambo ikut menembak Brigadir J di rumah dinasnya pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.

Dengan upaya tersebut, lanjut Muradi, dapat disimpulkan bahwa Sambo masih memiliki power di kepolisian. “Jadi kalau dia enggak menembak, dia hanya menyuruh, hukumannya enggak hukuman mati. Jadi cuma 5 sampai 10 tahun. Dia masih ada backup, masih didukung oleh orang-orang yang ada di lingkaran dia,” tutur Muradi.

Selain itu, Ferdy Sambo juga menjadi tersangka dalam obstruction of justice atau upaya menghalangi penyidikan dalam kasus kematian Brigadir J. Ferdy Sambo Ditakuti Jenderal Bintang Tiga Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak bongkar alasan Ferdy Sambo menjadi sosok yang ditakuti oleh jenderal bintang 3, singgung masalah mafia dan orang kepercayaan.

Kamaruddin mengaku heran dengan sikap petinggi polri yang takut dengan Ferdy Sambo sampai saat ini. Kamaruddin juga menyinggung ada banyak pihak yang berada di belakang Ferdy Sambo, mulai dari intitusi kepolisian, kalangan menteri, anggota DPR hingga mafia. Hal itulah menurut Kamaruddin yang membuat jenderal bintang tiga takut dengannya.

“Keterlibatan mafia, salah satu jet pribadi oleh BJP Hendra itu karena milik seorang mafia RBT.” “Wajar karena ada keterlibatan mafia bukti seorang BJP punya fasilitas pesawat pribadi,” ucap Kamaruddin. Tak sampai disitu saja, ia juga menyebut fakta bahwa Ferdy Sambo adalah sosok tangan kanan atau orang kepercayaan Kapolri.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *