MAKASSAR – Direktur Utama PSM Makassar, Sadiksin Aksa menjamin gaji pemain tetap dibayarkan meski Liga 1 setop sementara. PSSI bahkan belum memastikan kapan kompetisi Liga 1 kembali digulirkan.

Sadikin menjelaskan, pemberhentian Liga 1 sampai batas waktu yang tidak ditentukan merupakan risiko yang harus ditanggung klub. Maka dari itu, menurutnya sangat penting buat PSM untuk memperkuat finansial klub dari risiko-risiko yang akan dihadapi.

“Makanya kenapa saya ingin perbaikan dari sisi struktur keuangan perusahaan. Apalagi dari risiko tragedi di Kanjuruhan ini jadi pelajaran buat kita, liga berhenti, ini risiko. Inilah yang saya bilang risikonya industri olahraga, salah satu risiko dari pada bisnis sepak bola. Ini yang harus kita nanti perbaiki mitigasi bisnis,” tutur Sadikin yang baru saja mengambil alih estafet kepemimpinan PSM dari Munafri Arifuddin.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Irawan menegaskan, PSSI telah meminta kepada PT Liga Indonesia Baru untuk menghentikan sementara Liga 1. Ia belum bisa menjamin untuk waktu pasti Liga 1 kembali digulirkan.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menjelaskan, saat ini PSSI masih menunggu hasil dari tim investigasi terkait Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang dan menyebabkan 323 lainnya luka-luka. Rencananya tim investigasi ini akan bekerja selama 3-4 hari.

Sementara itu, Mantan Kipper PSM Makassar Hilmansyah turut mengomentari terkait kompetisi BRI Liga 1 musim 2022/2023 yang dihentikan sementara. Penjaga gawang yang saat ini memperkuat Rans Nusantara FC memaklumi terkait kompetisi yang harus dihentikan untuk sementara. Hal ini sebagai penghormatan bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Ungkapan bela sungkawa juga diucapkan pemain asal Jeneponto, Sulawesi Selatan ini, dan berharap peristiwa tersebut menjadi yang terakhir yang menimpa sepak bola Indonesia.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *