Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku belum menyampaikan secara langsung kepada Ganjar Pranowo soal keputusan partai untuk menjadikan Ganjar sebagai calon presiden.

 

Grace Natalie sebagai Wakil Ketua Pembina PSI mengatakan komunikasi dengan Ganjar adalah urusan teknis.

 

Sebelumnya, Grace mengumumkan keputusan PSI mengusung Ganjar dan Yenny Wahid putri Presiden RI ke-5 Abdurrahman Wahid sebagai capres dan cawapres 2024.

 

Saat ditanya wartawan soal keputusan PSI, Ganjar mengungkapkan terima kasih. Tetapi, dia mengatakan masih ingin fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah.

 

PSI merupakan partai non parlemen alias tidak memiliki kursi di DPR. PSI gagal memenuhi ambang batas parlemen saat mengikuti Pemilu 2019.

 

Sementara itu, untuk mengusung capres dan cawapres, UU Pemilu mempunyai syarat untuk partai atau gabungan partai memiliki minimal 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *