Jakarta — Pertanggungjawaban Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nico Afinta terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim) diminta oleh Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid.

 

Dalam peristiwa ini juga dinilai oleh Usman ada pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

 

Usman juga meminta pemerintah dan tim investigasi independen yang dikepalai oleh Menko Polhukam Mahfud MD segera menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab.

 

Kejadian ini juga disebabkan kinerja Polri yang rendah.

 

Usman pun juga meminta Kapolda Jawa Timur dan Ketua PSSI mundur sebagai dampak keteledoran mereka.

 

Kericuhan terjadi setelah pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya. Kerusuhan berawal saat Aremania turun ke lapangan untuk menyampaikan protes.

 

Saat berusaha mengendalikan situasi, jajaran pengamanan menembaki gas air mata ke beberapa arah kerumunan suporter dan tribun yang masih banyak suporter Aremania.

 

Kejadian itu membuat ratusan korban meninggal dunia dan luka-luka. Diduga, banyak korban meninggal karena berdesak-desakan menghindari gas air mata yang dilontarkan polisi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *