Malang – Joko Widodo Presiden Indonesia menaruh perhatian pada Tragedi Kanjuruhan.

Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya akhir pekan lalu. 131 orang tewas usai pertandingan.

Usai pertandingan, suporter Arema Malang sempat masuk ke lapangan dan kemudian ditanggapi aparat dengan kekerasan. Gas air mata menjadi puncak aksi polisi, yang dilepaskan ke berbagai penjuru stadion, termasuk tribune yang banyak dihuni perempuan dan anak kecil.

Suporter yang panik kemudian terjebak tak bisa keluar. Sampai akhirnya suporter berdesakan, terinjak-injak, dan kehabisan napas di dalam stadion.

Aksi itu menimbulkan banyak sorotan. Mulai dari profesionalisma petugas kepolisian, profesionalisme penyelenggara sepakbola, dan berbagai aspek lain.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *