MALANG – Arek Malang mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap Pegiat Media Sosial yang juga Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando.

Hal itu disampaikan oleh koordinator lapangan (Korlap) Danny Agung Prasetyo.

Danny juga mengatakan bahwa pada Selasa Siang (11/10) suporter Arema FC akan menggelar aksi di depan halaman Polresta Kota Malang. Aksi itu mengusung tema “Pemuda dan Aremania menggugat. Tangkap Ade Armando”.

“Saat Arema sedang berduka, saat itulah Ibu Pertiwi sedang menangis.” ujar Danny. Danny juga menjelaskan bahwa aksi nanti merupakan buntut atas pernyataan Ade Armando yang mengatakan bahwa pangkal masalah Tragedi Kanjuruhan karena suporter Arema sendiri yang sok jagoan dan bergaya preman tentengan.

Danny pun menyerukan agar Aremania dan pemuda di seluruh Indonesia untuk bangkit dan bergerak dengan satu tujuan, agar Ade Armando ditangkap oleh polisi.

“Fitnah keji dan berita hoax yang disebarkan Ade Armando di media sosial harus dilawan!” tegas Danny.

Sebelumnya, buntut pernyataan diduga ujaran kebencian yang dilakukan oleh pegiat media sosial, Ade Armando yang berdurasi 55 detik. “Yang jadi pangkal masalah adalah suporter Arema yang sok jagoan melanggar semua peraturan dalam stadion dengan gaya preman masuk ke lapangan, petentang-petenteng.” kata Ade Armando dalam video tersebut.

Setelah pernyataan Ade Armando, selanjutnya muncul dua pamflet yang berisi ajakan untuk turut meramaikan aksi di depan Polresta Kota Malang.

”Yang katanya sok jagoan, mari kita berkumpul, tunjukkan bahwa Aremania itu cinta damai. Ramaikan aksi gugatan ini di depan halaman Polresta Malang, Selasa 11 Oktober 2022 pukul 12 siang.”

 

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *