Malang – Rusdi, Aremania asal Probolinggo ini tak mau pulang karena kepergian 3 temannya yang tewas saat tragedi Kanjuruhan. Awalnya mereka berempat berangkat untuk menonton laga sepak bola Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam. Namun, ketiga teman Rusdi tewas saat tragedi Kanjuruhan terjadi.

Rusdi tak mau pulang seorang diri. dengan setia, ia masih menunggu di kawasan Stadion Kanjuruhan. Rusdi berharap ada keajaiban yang bisa membuat ketiga temannya kembali.

Saat ditemui di sekitar Stadion Kanjuruhan, Rusdi hanya melamun saat diajak bicara. Rusdi diguga mengalami trauma berat setelah ketiga temannya meninggal dalam tragedi tersebut. Rusdi merupakan remaja berusia 17 tahun yang merupakan warga Desa Kertosuko, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Identitasnya diketahui saat pengelola stadion mengamankan tas milik Rusdi. Dalam tasnya berisi ijazah RA setara sekolah dasar yakni RA Sunan Ampel. Krucil, Probolinggo.

Sub Koordinator Monev dan Pelayanan Medis RSUD Kanjuruhan Lukito Condro bersama Psikolog RSUD Kanjuruhan, Hardiono telah ditugaskan untuk mencari keberadaan Rusdi. Mereka diminta untuk memberikan pendampingan langsung.

Hardiono mengatakan, pihaknya menggandeng Dinkes Probolinggo untuk menangani kondisi kejiwaan Rusdi yang terguncang usai ditinggal 3 temannya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *