Bandung – Kasus penggunaan rumah kosong di Bandung dijadikan konten oleh Youtuber tanpa izin terus bergulir. Terbaru, belasan orang sudah diperiksa polisi. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan belasan orang itu diperiksa untuk mendalami terkait laporan tersebut guna mendapatkan data-data yang bisa diakurasi.

Ada 10 Youtuber yang membuat konten horor di sana tanpa izin. Salah seorang ahli waris Erma Hermina (65), melaporkan kejadian ini ke Polda Jabar. Rumah kosong itu, berada di Jalan Sawah Kurung Raya, Kota Bandung.

Pelaporan itu dilakukan, karena para Youtuber ini masuk ke dalam rumah tanpa izin. Selain itu, barang-barang di rumah tersebut banyak yang hilang.

“Jadi kan posisinya masih lidik, masih lidik itu artinya begini, petugas masih mencari data-data yang bisa diakurasi, sehingga dia baru bersifat interview saja. Dari hasil dari interview itu ada 19 itu sudah di-interview,” kata Ibrahim kepada wartawan melalui sambungan telepon pada Rabu (12/10/2022).

Ke-19 orang yang diperiksa yakni 10 YouTuber dan sembilan dari pihak ahli waris. Polisi masih melakukan penyelidikan kasus ini.

“10 (Youtuber) sudah di-interview,” tutur Ibrahim.

Ibrahim meyebut, Kamis (13/10/2022) pihaknya akan melakukan gelar perkara. Tujuannya untuk membuat kasus itu makin jelas. “Tanggal 13 (Oktober) akan dilakukan gelar perkara,” sebutnya.

Ibrahim menyebut, gelar perkara ini akan dilakukan di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dari perbuatan para terlapor.

“Baru ditentukan dulu apakah ada tindak pidana atau enggak. Jadi dilihat dulu apakah ada tindak pidana atau enggak,” pungkasnya.

 

 

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *