MEDAN – Polresta Barelang memusnahkan barang bukti kasus narkoba selama tiga bulan terakhir. Barang bukti tersebut dimusnahkan antara lain ada kokain hingga ganja.

“Hari ini kita memusnahkan barang bukti narkotika yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Pemusnahan barang bukti narkotika jenis kokain 1.070 gram, daun ganja sebanyak 6.064,8 gram dan ekstasi sebanyak 49 ribu butir. Kami mengundang FKUB dan tokoh masyarakat untuk turut hadir agar kita sama-sama melihat dan melakukan upaya nyata dalam memerangi narkotika di Kota Batam.” kata Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto pada Kamis (13/10/2022).

Dari berbagai jenis narkoba yang dimusnahkan, Polresta Barelang menangkap 7 tersangka dengan barang bukti 1 kg kokain. Satu orang pelaku untuk 49 ribu pil ekstasi dan narkotika jenis sabu. Polisi juga mengamankan 3 orang tersangka dan kasus daun ganja kering ada tujuh tersangka. Para tersangka tersebut diringkus di Batam, Anambas dan Tanjungpinang.

Brigjen Pol Henry Simanjuntak, Kepala BNNP Kepri menyampaikan perang melawan narkoba di wilayah Kepulauan seperti Kepri cukup sulit. Hal itu dikarenakan sarana dan prasarana yang sangat terbatas.

“Kita tidak bisa mencegah masuknya narkoba. Karena sarana prasarana yang disiapkan negara sangat terbatas. Untuk mencegah masuknya narkoba ke Indonesia tidak cukup dengan penindakan, harus juga ada kesadaran dari masyarakat. Apalagi di Kepri ini sangat-sangat terbuka,” jelasnya.

Henry juga mengajak peran semua lembaga dalam memberantas kasus narkoba. Menurutnya, amanat Inpres nomor 2 tahun 2020 telah jelas mengatur peran melawan narkoba.

“Sebenarnya dalam Inpres ini seluruh Kementerian Lembaga dan Aparatur pemerintah maupun daerah dan berbagai stakeholder bahkan swasta pun harus dilibatkan dalam upaya P4GN karena sudah masifnya Penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Kita harus gelorakan baik penangkapan pencegahan harus dilakukan secara masif.” ujarnya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *