BLITAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar mengatakan banjir melanda hingga lima kecamatan dengan 13 titik lokasi kejadian.

Banjir tersebut merendam rumah warga serta fasilitas umum. Bahkan, jembatan juga tidak bisa dilewati karena terdampak banjir. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Sutojayan dengan ketinggian sekitar 1 meter. BPBD juga mencatat sebanyak 465 jiwa yang berasal dari 13 desa yang terdampak banjir, mengungsi di 12 titik pengungsian.

Posko banjir pun didirikan di aula Kelurahan Sutojayan, posko itu juga menempati fasilitas umum lainnya seperti gedung pertemuan, hingga rumah warga dengan total pengungsi hingga 465 jiwa.

Selain rumah warga terdampak dengan terendam banjir, juga ada fasilitas umum. dilaporkan ada 33 ekor ternak hanyut, 2.500 ekor ayam petelur menjadi korban, tujuh kandang rusak, serta jalan yang masih teredam air. Pihak BPBD juga terus siaga dalam musibah ini. Anggota juga terus menyisir kemungkinan ada warga yang belum dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *