Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan dinilai memiliki program yang mendukung terwujudnya ketahanan dan kedaulatan pangan di tingkat provinsi maupun nasional. Dengan Program itu Kabupaten Magetan masuk enam besar nominator Penghargaan Ketahanan Pangan Terbaik di Jawa Timur 2022

“Apabila menang, penghargaan itu akan diserahkan besok pada peringatan Hari Pangan Sedunia di Surabaya,” ujar Bupati Magetan Suprawoto seusai mengikuti rapat assesment nominator Award Peduli Ketahanan Pangan Jatim 2022 secara virtual di ruang jamuan Pendopo Surya Graha Magetan, Senin.

Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada setiap 16 Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Penghargaan tersebut.

Program Kabupaten Magetan yang dinilai mendukung terwujudnya ketahanan dan kedaulatan pangan di Jatim maupun nasional, antara lain program pengaktifan kembali lahan kurang produktif sekitar 100 hektare, lalu bertambahnya luas tanam lahan pertanian dan bertambahnya pendapatan petani, serta meningkatnya indeks pertanian Magetan dari 2,42 menjadi 2,43.

Kemudian, peningkatan debit air dan penghidupan kembali sumber mata air di wilayah rawan air bersih, seperti di Kecamatan Parang, Sidorejo, Panekan, dan Ngariboyo.

Bupati memaparkan terdapat beberapa tantangan dalam pemenuhan ketahanan pangan suatu daerah, salah satunya adalah pertumbuhan jumlah penduduk.

“Sebesar apapun kami menyediakan pangan, kalau jumlah penduduk tak terkendali dan semakin banyak itu juga akan berat. Karenanya, kami terus melakukan upaya-upaya agar ketahanan pangan itu adalah berkelanjutan. Artinya tidak hanya hari ini, tapi berpikir ke depan,” ujarnya.

Meskipun menjadi nominator, Bupati Suprawoto meminta jajarannya tetap fokus dalam bekerja seperti biasanya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Yang penting bekerja, urusan penghargaan itu tidak usah dipikirkan. Penghargaan akan mengikuti kerja, bukan kerja mencari penghargaan,” kata dia.

Turut mendampingi Bupati Magetan Suprawoto dalam pemaparan materi secara virtual kepada juri, yakni Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Magetan Uswatul Chasanah beserta tamu undangan lainnya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *