SIDOARJO – Narapidana melahirkan bayi di Rutan Perempuan Kelas I Surabaya, di Porong, Sidoarjo ia terlihat bahagia resmi mendapat asimilasi.

Napi itu mendapat potongan masa pidana sehingga dinyatakan bebas. Sebelum bebas AV mendapatkan arahan dari Kepala Rutan Perempuan Kelas I Surabaya Amiek Diyah Ambarwati.

Kepala Rutan Perempuan Kelas I Surabaya Amiek Diyah Ambarwati berkata setelah memenuhi persyaratan administrasi dan substansi untuk menerima bebas asimilasi.

“AV mulai hari ini bebas melalui proses asimilasi. Selanjutnya yang bersangkutan wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan (Bapas),” kata Amiek di Rutan Perempuan Kelas I Surabaya di Porong, Senin (17/10/2022).

Amiek menjelaskan awal mula AV masuk Rutan Perempuan Porong pada April 2022. Dia harus menjalani tahanan selama 1 tahun tetapi ia sekarang telah menjalaninya selama 6 bulan.

Sesuai peraturan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), AV bisa mendapat asimilasi karena sudah menjalani setengah masa tahanan dan semua persyaratan sudah terpenuhi.

“Dengan pembebasan bersyarat ini, diharapkan Bu AV merawat bayinya dengan lebih baik di rumahnya. Selain itu, dampak positif bagi Lapas kami, ada pengurangan over capacity,” ujar Amiek.

AV senang dan bahagia karena dirinya dinyatakan bebas. Setelah dia keluar dari Rutan Perempuan langsung dijemput suaminya.

“Alhamdulillah saya hari ini bebas, akan pulang ke Surabaya. Akan merawat anak saya secara maksimal di rumah,” ujar AV.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *