Surabaya – Sebanyak 14 keluarga telah dipindahkan dari Kampung 1001 Malam ke Rusunawa Sumur Welut di Kota Surabaya, Jawa Timur, menurut data Dinas Sosial.

 

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Anna Fajriatin di Surabaya, warga yang dipindahkan ke rumah susun sederhana sewa setelah penertiban yang dilakukan oleh pemerintah kota pada Senin (17/10) semuanya memiliki KTP Surabaya.

 

“Satu KK belum menempati rusunawa karena ada lansia yang sedang sakit di rumah sakit dan satu lagi, anggota keluarganya meninggal dunia. Kedua KK tersebut sudah kami sediakan tempat, karena mereka punya hak tinggal,” katanya.

 

Menurut dia, Dinas Sosial bersama BPBD Kota Surabaya menyediakan suplai makanan selama tujuh hari bagi 16 keluarga yang direlokasi dari kawasan Kampung 1001 Malam.

 

“Kami diminta oleh Pak Wali Kota untuk segera mendata mereka, karena Senin, 24 Oktober 2022, sudah harus bekerja,” ujar Anna.

 

“Kawasan itu, nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk lahan padat karya yang bisa dikelola oleh warga. Yang penting, kami bersihkan dulu, setelah itu bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat untuk warga Surabaya,” kata dia.

 

Menurut data pemerintah, ada 16 keluarga yang tinggal di kolong jembatan tol dan 146 keluarga yang tinggal di Kampung 1001 Malam.

 

Warga dengan KTP Surabaya dipindahkan ke Rusunawa Sumur Welut sedangkan warga yang tidak tercatat sebagai penduduk Kota Surabaya dipindahkan ke rumah susun yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *