JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sadar dan memastikan diri tak akan terpilih menjadi presiden Indonesia menggantikan Jokowi yang masa jabatannya berakhir pada 2024 mendatang.

Erick mengatakan hal itu bisa ia pastikan karena sekarang ini yang menjadi presiden Indonesia adalah orang Jawa.

Erick Thohir merupakan putra Teddy Thohir, pengusaha kenamaan yang ikut membesarkan Astra International. Ayahnya berdarah Lampung sedangkan ibunya berdarah campuran Sunda dan Tionghoa.

Erick sendiri lahir di Lampung pada 30 Mei 1970.  Meski belum mempunyai kesempatan jadi orang nomor 1 di RI, Erick Thohir menambahkan siapapun pemimpin Indonesia berikutnya tidak boleh merendahkan kebijakan pemimpin sebelumnya. Menurutnya, semua presiden pasti memiliki kelayakan untuk memimpin negara.

Ini alasanya ia tidak akan terpilih menjadi presiden.

“Siapa pun pemimpin berikutnya harus punya keyakinan bahwa presiden sebelum-sebelumnya itu enggak mungkin tidak punya kebagusan, pasti banyak kebijakan yang bagus. Nanti tinggal dipetakan saja policy-nya. Janganlah sekonyong-konyong bilang pemimpin sebelumnya jelek.” ungkap Erick.

Menurut Erick, pemikiran untuk tidak menjelek-jelekkan pemimpin sebelumnya juga ia lakukan dalam memimpin Kementerian BUMN. Ia mengaku tak pernah mendiskreditkan kebijakan menteri sebelumnya, termasuk Rini Sumarno.

Misalnya dalam pemilihan direktur utama (dirut) BUMN yang sampai sekarang masih banyak yang merupakan pilihan Rini. Erick mengaku tak mempermasalahkannya asal dirut BUMN itu bisa bekerja dengan baik.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *