Gresik Septian Dwi Widiani (18) warga Roomo, Manyar, Gresik menjadi korban komplotan curanmor yang sedang menghantui kota nya itu. Motor Honda Beat ber nopol W 2879 BO milik Septian ini berhasil digondol oleh komplotan tersebut dengan modus pesan makanan.

Saat itu, Septian menerima pesanan 25 mie ayam dari dua orang pelaku yang menaiki sepeda motor Yamaha Mio ber nopol L 4859 GB.

Septian sebelumnya sama sekali tak menaruh curiga kepada dua orang tersebut karena masih merasa senang telah menerima pesanan 25 porsi ayam. Bahkan sampai ke proses pembayaran Septian juga sama sekali tak curiga, dikarenakan pelaku mengatakan akan membayar pesenan tersebut apabila ia tiba di rumah Jalan Veteran V Gang IX A, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Septian juga menjelaskan setelah selesai memesan mi, salah satu pelaku meninggalkan pelaku yang lainnya dengan menggunakan motor mio yang pelaku bawa sebelumnya. Pelaku yang menetap di restoran, sempat keluar sebentar namun masuk lagi dan menambah pesanan 2 porsi lagi.

Dikarenakan septian yang memiliki kewajiban untuk menjadi restoran, ia menyuruh sang juru masak untuk mengantar pelaku dengan motor miliknya. Namun, juru masak itu yang bernama Bayu sempat bingung karena pelaku minta berhenti di tengah jalan.

“Saya suruh juru masak restoran untuk mengantarkan menggunakan motor saya. Tapi, ternyata nggak sampai masuk rumah, teman pelaku yang sebelumnya pergi itu ternyata menunggu di depan rumah tersebut. Ketika pesanan diterima, pelaku yang membawa sepeda mio itu langsung pergi dengan alasan beli minuman,” kata Septian.

Sebab tak kunjung kembali, pelaku yang tadi bersama Bayu ingin meminjam motor untuk menjemput temannya dengan alasan motor milik temannya kehabisan bensin.

“Setelah lama menunggu, Bayu baru sadar jika dirinya menjadi korban gendam. Ternyata motor yang dipinjamkan tidak kunjung kembali dan rumah yang dituju bukanlah rumah pelaku. Melainkan rumah orang lain,” jelas Septian.

Karena kejadian tersebut, korban mengalami kerugian atas hilangnya motor yang baru digunakan dalam jangka waktu 3 bulan itu. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gresik.

Iptu Wahyu Rizki Saputro Kasat Reskrim Polres Gresik membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sekarang masih melakukan olah TKP dan penyelidikan.

“Sedang kita selidiki, termasuk juga akan cek CCTV di TKP. Kita sudah kantongi identitas pelaku. Selanjutnya akan kita cek CCTV di Jalan Veteran,” jelas Wahyu singkat.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *