Sidoarjo – Petugas sampah di Sidoarjo menemukan bayi yang terbungkus handuk warna biru. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal.

 

Bayi itu ternyata anak warga Malang yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). ART berusia 25 tahun itu akhirnya diamankan akibat perbuatannya membuang darah dagingnya sendiri.

 

Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan hal tersebut. Menurut Novi, ART itu diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sukodono dan Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo.

 

“Diamankan sekitar pukul 11.00. Terduga pelaku lalu dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan visum et repertum,” kata Novi melalui telepon selulernya, Minggu (30/10/2022).

 

Novi menjelaskan pengamanan pelaku bermula pada Jumat (28/10) lalu. Ketika itu tiga pengangkut sampah mengambil sampah di Desa Masangan Wetan, Sukodono. Sampah diangkut truk Colt Diesel nopol S 8528 WA.

 

“Nah, setelah selesai dan muatan truk sudah penuh selanjutnya menuju ke tempat pembuangan sampah TPA Kecamatan Jabon,” jelas Novi.

 

“Mayat bayi itu kemudian diberitahukan kepada salah satu petugas lainnya. Para petugas berinisiatif membawa mayat bayi kembali ke Desa Masangan Wetan, Sukodono,” bebernya.

 

Hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Sebab diduga mayat bayi tersebut terangkut saat berada di dalam sampah di Perum Safira Stone. “Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sukodono,” tandas Novi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *