MOJOKERTO – Seorang gadis berniat untuk bunuh diri dengan melompat dari lantai 2 Masjid Makbadul Mutaqqin Mojosari, Mojokerto.

Namun, aksi gadis tersebut berhasil digagalkan.

“Korban kelaparan karena sejak kemarin sore belum makan. Selain itu, dia juga mempunyai bayangan dirinya hamil. Sehingga putus asa ingin bunuh diri,” ujar Kapolsek Mojosari Kompol Heru Purwandi, Senin (31/10/2022).

Heru mengatakan bayangan akan hamil dirasakan RAS karena ia sebelumnya melakukan hubungan badan (diperkosa) seorang pengamen. RAS juga depresi karena juga mendapat kekerasan fisik dari ayahnya.

“Dia dimarahi, dipukuli, dimasukkan ke air sampai hidungnya mimisan (oleh ayahnya). Itu cerita korban,” jelas Heru.

Bhabinkamtibmas Sarirejo Bripka Rio Agustyawan langsung datang ke lokasi untuk merayu korban agar tidak mengakhiri hidup. Sedangkan warga sekitar bersiap di bawah korban dengan membentangkan terpal untuk menangkap RAS jika benar-benar melompat dari lantai 2 masjid.

“Alhamdulillah Bripka Rio berhasil merayu korban sehingga korban bisa dievakuasi dari lantai 2 masjid sekitar pukul 16.30 WIB,” terang Heru.

Selanjutnya, Bripka Rio memberi makan, menyediakan tempat mandi dan pakaian yang layak untuk RAS. Gadis asal Rembang ini lantas dibawa ke Mapolsek Mojosari untuk dimintai keterangan.

“Korban kelaparan karena sejak kemarin sore belum makan,” ungkapnya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *