GRESIK – Guru menampar murid tetapi berujung damai. Sebelumnya guru RM dilaporkan oleh murid berinisial SP ke polres Gresik.

“Iya benar, sudah berdamai antara kedua belah pihak dan sudah memanggil beberapa saksi mulai dari pelapor dan terlapor,” kata Kanit, Selasa (1/11/2022).

Demikian Hepi menjelaskan korban memukul motor salah satu guru dengan menggunakan ranting pohon.

“Karena nggak mau berhenti pelaku ini menakut-nakuti korban akan memanggil orang tuanya. Tapi korban malah mengatakan ‘lapo nyeluk wong tuoku’ (kenapa manggil orang tua saya),” ujar Hepi menirukan pengakuan pelaku.

Karena perbuatan muridnya membuat jengkel, sampai guru RM menampar muridnya sebanyak 4 kali.

“Korban sebenarnya tidak melapor kepada orang tuanya. Tapi karena aksi penamparan itu dilakukan di depan murid-muridnya salah satu murid itu menceritakan kepada orang tuanya hingga informasi itu menyebar ke wali murid korban,” ujar Hepi.

“Keduanya sepakat untuk tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum,” ujar Hepi.

RM dimintai surat pernyataan agar tidak mengulanginya.

SP mendapat pesan dari muridnya, yang berisi mengenai guru RM telah melakukan kekerasan fisik terhadap SP.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *