Medan – Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi meminta maaf atas tindakan delapan oknum anggotanya yang dilaporkan menyekap dan melakukan penganiayaan terhadap perawat Rumah Sakit Bandung, Senin (7/11/2022) malam.

Ia membeberkan kronologi kasus ini, diawali dari salah satu anggota, Bripda Tito, yang kabur dari barak untuk mabuk-mabukan bersama tiga rekan perempuannnya, Debye, Iten dan Ayu. Selepas mabuk, masing-masing pergi ke hotel yang terletak di Jalan Gajah Mada Medan, lalu memesan dua kamar.

Saat itulah, Inten dan Ayu dikunci dari luar kamar agar mereka tidak ribut di luar hotel. Ayu pun marah dan menelpon kawan-kawannya, sekuriti RS Bandung dan perawat atas nama Wanda Winata (4 orang ), lalu terjadi cekcok mulut dengan Bripka Tito.

Selepas cekcok, sekuriti bersama perawat kembali ke RS Bandung. Tak lama kemudian Bripka Tito tak terima, Ia malah mengajak rekan angkatannya mendatangi RS Bandung. Di situlah terjadi pemukulan atau penganiayaan oleh empat orang anggota Polri

Saat ini delapan oknum polisi tengah diperiksa oleh Propam.

Berikut daftar nama terperiksa:

Bripda Tito I Tampubolon
Bripda M Fariz Alfasha Dalimunthe
Bripda Daniel Sitompul
Bripda Adil Sidabutar
Bripda Josua Hutagaol
Bripda Yogi Nainggolan
Bripda Abraham Pasaribu
Bripda Ikhsan Siregar
Bripda Ahmad Ridho Pohan
Bripda Patriot

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *