Gresik – Konser Ambyar Fest 2022 di Wisata Setigi, Desa Sekapuk, Gresik dengan bintang tamu artis Denny Caknan batal digelar. Panitia menyebut pihak kepolisian mengingkari janji dalam kesepakatan rapat koordinasi (rakor) yang dilakukan terakhir kalinya di Polres Gresik.

Rakor tersebut diadakan pada Rabu (9/11) siang hingga malam pukul 20.00 WIB. Hasil kesepakatan tersebut, polisi memberikan jaminan jika management Denny Caknan tidak keberatan untuk melakukan konser pada sore hari.

“Hasil kesepakatan kemarin, kapolres dan kabag ops (kepala bagian operasional) Polres Gresik menjamin jika Denny Caknan mau tampil di Setigi meski waktu diajukan. Itu disampaikan secara berulang-ulang dalam forum rapat tersebut. Bahkan katanya sudah video call an,” kata Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim, Kamis (10/11/2022).

Selain itu, jika ada penonton yang meminta uang kembali karena tidak bisa hadir dalam konser tersebut, panitia akan bersedia mengganti rugi tiket tersebut.

“Ketika mendengar itu, kita sepakat. Karena Kapolres Gresik memastikan Denny Caknan mau konser sore. Tapi setelah perubahan jadwal kita publikasian di media sosial. Pihak manajemen Denny Caknan menghubungi EO agar menggelar konser sesuai perjanjian kontrak,” ucap Halim.

“Saya sempat mendapat balasan sampai pukul 9 pagi. Tapi ya gitu tidak ada kejelasan yang katanya Denny Caknan sudah dihubungi polisi dan mau mengubah jadwal. Sampai pukul 12 siang kita belum mendapat jawaban dari polisi,” tambah Halim.

“Apalagi 25 orang kru Denny Caknan yang menginap di KPI (Kebun Pak Inggih) sudah kembali pulang tanpa pamit. Tentu ini polisi mengingkari kesepakatan rakor forkopimda sehari sebelum acara,” lanjut Halim.

Sementara itu, AKBP Muhammad Nur Aziz, Kapolres Gresik membantah jika pihaknya mengingkari janji. Pihaknya juga sudah mengajukan ke management Denny Caknan untuk mengubah jadwalnya.

“Selanjutnya kita serahkan ke pihak EO. Karena setelah itu, wewenang EO yang berkoordinasi dengan pihak manajemen Caknan. Karena yang pegang kontraknya kan panitia,” kata Azis.

Azis menambahkan saat menghubungi manajemen Caknan pada malam hari, pihak Caknan tak keberatan waktu konsernya dimajukan. Namun, pihaknya baru menerima kabar konser batal itu jam 10 pagi.

“Jadi kita nggak tahu ternyata antara siang, sore atau malam itu ternyata gak bisa hingga konsernya batal. Kita mendapat kabar dari Setigi jika konser di Setigi dibatalkan. Kalau soal itu, kita tidak tahu, karena itu dari panitia pelaksana. Kita sudah mendukung adanya UMKM, perekonomian, hingga konser,” jelas Azis.

Azis menegaskan pihaknya hanya pihaknya hanya berkomitmen untuk melakukan penjagaan mulai pukul 12 hingga jam 5 sore. Pihaknya juga tak melarang adanya semua konser besar.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *