Jakarta – Seorang ibu rumah tangga berinisial ER (59) mengaku butuh uang banyak untuk melunasi utang anaknya yang tertipu investasi bodong di Tuban, Jawa Timur. Ia menyebut anaknya terlilit utang hingga Rp 200 juta.

ER adalah warga Kelurahan Latsari, Tuban. Ia duduk di emperan Jalan Basuki Rahmat sembari membentangkan poster bertuliskan “Dijual Ginjal” lengkap dengan nomor telepon yang bisa dihubungi pada Senin (21/11).

Untuk melunasi utang salah satu anaknya yang terjerat pinjaman online (pinjol), utang KUR di sebuah bank dengan agunan BPKB senilai Rp 50 juta, serta utang lainnya di koperasi. ER yang sehari-hari mengaku berjualan gorengan itu mengungkapkan alasannya hendak menjual ginjal.

“Sebenarnya yang utang bukan saya, tapi anak saya. Kurang lebih hampir Rp 200 juta,” ujar ER, Senin (21/11).

Dia juga menceritakan untuk apa anaknya meminjam uang sebanyak itu? Menurut ER, anaknya menggunakan uang itu untuk investasi. Tetapi seluruh uang itu menguap tak berbekas karena investasi yang tadinya dikira menguntungkan ternyata bodong.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *