Kota Batu – Seorang warga Dusun Krajan, Desa Sumber Wringin, Sukowono, Jember dinyatakan bersalah setelah melakukan penipuan bermodus penggandaan uang. Dasuki (61), ia divonis 2 tahun 6 bulan penjara.

Aksi penipuan tersebut telah dilakukan sejak Maret 2021 lalu. Bermula saat terdakwa mendatangi rumah korban bernama Juwarah, warga Desa Sumberejo, Batu, Kota Batu yang sedang dalam keadaan berduka dan mengadakan tahlil 40 hari.

Ketika berada di kediaman korban, terdakwa melihat ada patung kereta kencana bewarna emas terpajang. Kemudian Dasuki berkata kepada korban bahwa patung kereta kencana berwarna emas tersebut bisa mengeluarkan uang secara gaib.

“Kalimat yang disampaikan terdakwa. Bu, kereta ini bisa mendatangkan rezeki tapi harus diproses dulu, prosesnya harus dilakukan di ruangan yang gelap dan melalui proses menggunakan bakaran,” ucap Kasi Intelijen Kejari Kota Batu Edi Sutomo pada Selasa (22/11/2022).

Setelah berhasil memperdaya korban, terdakwa meminta uang sebesar Rp 12 juta dengan alasan membeli bahan seperti bakaran atau dupa yang digunakan sebagai persyaratan melakukan ritual. Berlagak seperti dukun, Dasuki kemudian berpura-pura menggelar ritual.

“Ritual gaib dilakukan terdakwa di sebuah kamar kosong di lantai dua rumah korban. Dua batang rokok diletakkan di atas cobek kemudian ditaburi bakaran. Pelaku menaruh uang pecahan Rp 100 ribu di atas kasur untuk meyakinkan bahwa ritual berhasil,” kata Edi.

Kemudian, Dasuki kembali meminta uang kepada korban Rp 45 juta dengan alasan, jika dirinya pulang ke Jember ritual untuk menggandakan uang menjadi Rp 1 Miliar akan gagal. Merasa percaya dengan pelaku, korban pun memberikan uang yang diminta Dasuki.

Jika dihitung secara keseluruhan, korban telah mengalami kerugian materiil hingga Rp 63 juta.

 

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *