Tulungagung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung memastikan seorang warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut meninggal dunia akibat terjangkit bakteri Leptospirosis.

Kepala Dinkes Tulungagung Kasil Rokhmat, mengatakan pasien tersebut meninggal dunia pada Senin (7/11/2022) setelah empat hari menjalani perawatan di RSUD dr Iskak.

Pascakasus temuan Leptospirosis tersebut, Dinas Kesehatan Tulungagung langsung menerjunkan tim untuk melakukan upaya tindak lanjut dengan memeriksa sejumlah tikus dan hewan ternak yang ada di sekitar lokasi.

Dokter Kasil menjelaskan dengan adanya temuan tikus yang positif Leptospirosis tersebut pihaknya telah meminta kepada puskemas untuk menggelar sosialisasi kepada masyarakat setempat untuk mengantisipasi agar tidak menular.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *