Malang – Korban dugaan pelecehan seksual oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) mengaku dihubungi oleh orang tua pelaku. Orang tua mahasiswa UB itu menyampaikan permintaan maaf melalui telepon.

Dalam komunikasi itu orang tua pelaku mengungkapkan permohonan maaf atas apa yang telah diperbuat oleh anaknya. Mereka tidak menyangka jika anaknya akan melakukan pelecehan seksual.

Karena selama ini tidak mengetahui apa yang terjadi di Malang. Bahkan sampai si anak ini pindah kos, nggak ada yang tahu keluarganya. Intinya si bapaknya bilang, mungkin sanksi sosial ini sudah menjadi musibah,” kata korban.

Orang tua pelaku meminta agar korban memaafkan anak mereka dan tidak lagi melanjutkan pelaporan kasus itu kepada pihak kampus, tapi korban menegaskan dirinya akan tetap meminta kampus memberikan sanksi tegas kepada pelaku.

Seperti diketahui dugaan pelecehan itu viral setelah korban mengunggah video pengakuan pria yang diduga pelaku pelecehan seksual terhadap dirinya. Pria yang diketahui berinisial ARD mahasiswa Fakultas Hukum UB itu menyampaikan permintaan maaf dan mengakui perbuatannya.

Saya ARD mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya angkatan 2018 asal Situbondo. Di sini saya meminta maaf sebesar besarnya atas apa yang saya lakukan terhadap Mbak di hari minggu.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *