Pasuruan – Keluarga dari pelajar perempuan sangat murka saat tau anaknya hilang 10 hari. Ketika ikut menggrebek 4 pelajar tersebut bersama Desa Carat, Gempol, Pasuruan dari beberapa pelajar laki-laki itu sempat dipukuli.

“Saat penggerebekan itu pihak keluarga siswi sempat marah, dan secara spontan memukul (salah satu) siswa laki-laki,” ungkap Sutoko warga Desa Carat.

Empat pelajar dari salah satunya SMK yang dilaporkan hilang terjadi pada Senin (28/11/2022). Gerombolan pelajar itu digerebek di pos pemantauan Kali Brantas peninggalan Belanda. Keempat pelajar tersebut dilaporkan hilang sejak Jumat (18/11/2022). Sudah sepuluh hari orang tua masing-masing mencari keberadaan mereka, terutama keluarga pelajar perempuan.

“Di lokasi itu mereka lagi mesum atau tidak kami tidak mengetahui. Yang jelas ada 2 pasang muda-mudi di ruang gelap saat malam hari,” ungkap Sutoko.

Setelah penggerebekan keempat pemuda diamankan di Polsek Gempol. Mereka sempat diperiksa dan dimintai keterangan. Sebabnya, keluarga pelajar perempuan melaporkan salah satu pelajar laki-laki ke polisi karena telah diduga melakukan pidana melarikan anak di bawah umur.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *